Indonesia memiliki monumen yang begitu terkenal yakni Monas atau Monumen Nasional. Tempat ini bukan hanya sebatas monumen biasa, namun juga digunakan untuk tempat liburan. Semua masyarakat Indonesia pasti mengetahui yang namanya Monas. Lokasinya berada di Jakarta yang juga menjadi ibukota Indonesia itu. Banyak orang menyebut bahwa Monas merupakan lambang kota Jakarta, namun terlepas dari hal itu, Monas juga disebut sebagai perlambang jati diri bangsa. Ada 6 fakta menarik tentang Monas yang tak banyak orang tau, simak dibawah ini.

1 Berubah-ubah nama

Sebelum memakai nama Monumen Nasional atau Monas, tugu dengan pucuk berwarna emas itu ternyata pernah memakai nama lain. Nama-nama seperti Lapangan Gambir, Lapangan Ikada, Lapangan Merdeka, Lapangan Monas, dan Taman Monas, pernah digunakan untuk menamai tempat ini. Namun saat ini masyarakat lebih mengenal Monumen Nasional atau Monas untuk menyebut tugu bersejarah itu.

2. Emas di Lidah Api Monas

Melihat bentuk Monas, bagian lidah api yang berwarna emas itu menjadi sorotan utama. Emas seberat 28 kilogram melapisi bagian tersebut sehingga warna emasnya terlihat lebih asli. Emas seberat itu merupakan pemberian dari Teuku Markam yang berasal dari Nanggroe Aceh Darussalam. Ia merupakan salah satu orang terkaya pada masa itu. Awalnya lidah emas itu dibuat dengan lapisan emas seberat 35 kilogram, kemudian ditambah hingga 50 kilogram pada tahun 1995.

3. Permasalahan Saat Pembangunan

Monas dibangun pada tahun 17 Agustus 1961, namun pembangunan saat itu mengalami banyak kendala. Salah satunya adalah adanya tentangan dari kalangan mahasiswa. Kala itu Presiden Soekarno dinilai boros hanya untuk membangun Monas, sehingga banyak mahasiswa yang tidak setuju. Saat itu mahasiswa menginginkan pemerintah lebih fokus ke pembangunan infrastruktur pasca merdeka. Setelah sekian lama dibangun, Monas akhirnya diresmikan pada 12 Juli 1975. Kini Monas sudah menjadi salah satu ikon dari negara Indonesia.

4. Bukan Tempat Biasa

Monas bukan hanya sekedar monumen biasa. Didalamnya terdapat banyak hal selain itu seperti lapangan olahraga, pujasera sampai air mancur. Maka tidak heran banyak orang yang silih berganti berkunjung ke tempat ini karena memiliki fasilitas yang bagus. Banyak fasilitas yang sudah ditambahkan oleh pemerintah yang membuat tempat ini nyaman untuk dikunjungi.

5. Memiliki Makna Penting

Desain bangunan Monas ternyata menyimpan makna yang tak banyak orang mengetahui. Bentuk Monas terdiri dari Lingga dan Yoni. Lingga dimaknai sebagai laki-laki yang memiliki kesuburan. Sedangkan Yoni bermakna perempuan yang feminim. Desain Monas berasal dari Presiden Soekarno sendiri kala itu. Ada hal menarik dari ukuran Monas yang ternyata melambangkan waktu Indonesia merdeka. Tinggi pelataran cawan dari dasar 17 meter yang melambangkan tanggal kemerdekaan Indonesia. Sedangkan jarak antara ruang museum sejarah ke dasar cawan adalah 8 meter yang melambangkan bulan. Untuk pelatarannya sendiri berukuran 45 x 45 meter, yang menjelaskan bahwa Indonesia merdeka pada tahun 1945.

6. Tempat Bersejarah Bagi Pekan Raya Jakarta

Pekan Raya Jakarta atau yang dulu dikenal dengan Pasar Malam Gambir pertama kali diadakan di 1968. Monas menjadi tempat pertama yang digunakan dalam penyelenggaraan acara ini. Hal ini mungkin banyak yang tidak mengetahui karena kurangnya informasi. Nah buat kalian yang sering berkunjung ke Pekan Raya Jakarta, harus informasi ini.

Demikianlah mengenai 6 fakta menarik tentang Monas, informasi ini diharapkan bisa menambah kecintaan kita terhadap hal-hal yang ada di Indonesia.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here